DAMPAK BAHASA KEKERASAN PADA PEREMPUAN DAN ANAK PADA MASYARAKAT BIMA

  • Hadijah
  • Ulfa Widayati Universitas Muhammadiyah Bima
Keywords: Dampak kekerasan verbal, Anak-anak, Perempuan, Masyarakat Bima

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dampak bahasa kekerasan pada perempuan dan anak pada masyarakat Bima Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun metode yang digunakan adalah metode etnolinguistik. Data yang diambil adalah data kekerasan bahasa yang terjadi di wilayah Bima kota dan kabupaten. Kekerasan verbal memiliki dampak serius pada kesejahteraan psikologis anak-anak dan perempuan di Bima, NTB. Mereka mengalami stres, kecemasan, depresi, dan gangguan emosional lainnya akibat kata-kata kasar dan merendahkan yang mereka alami.tidak hanya itu, kekerasan verbal juga mengganggu hubungan sosial korban. Anak-anak kesulitan dalam membina hubungan sehat dengan teman sebaya, sementara perempuan mungkin mengalami ketegangan dalam hubungan keluarga atau hubungan romantis akibat kekerasan verbal. Anak-anak mengalami gangguan dalam proses belajar mereka. Ini dapat mengakibatkan penurunan prestasi akademik, kesulitan berkonsentrasi, atau bahkan absensi dari sekolah. Kekerasan verbal dapat menjadi tahap awal yang mengarah ke kekerasan fisik atau bentuk kekerasan lainnya. Anak-anak yang terpapar kekerasan verbal berisiko lebih tinggi untuk mengalami kekerasan fisik atau emosional di kemudian hari. Penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif dari kekerasan verbal dan meluncurkan inisiatif pencegahan yang lebih efektif. Pendidikan tentang penghormatan dan komunikasi yang sehat harus dipromosikan secara aktif.

Published
2023-12-22
How to Cite
Hadijah, & Ulfa Widayati. (2023). DAMPAK BAHASA KEKERASAN PADA PEREMPUAN DAN ANAK PADA MASYARAKAT BIMA. Prosiding Seminar Nasional Bahasa, Sastra, Seni, Dan Pendidikan Dasar (SENSASEDA), 3, 16 -21. Retrieved from https://jurnal.upk.ac.id/index.php/sensaseda/article/view/2562
Abstract viewed = 52 times
PDF downloaded = 35 times