NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM PENGOLAHAN KERAJINAN TAS PURUN (Lepironia articulata) DI HULU SUNGAI UTARA

  • Sherly Handayani Universitas PGRI Kalimantan
  • Rezky Nefianthi Universitas PGRI Kalimantan
  • Fujianor Maulana Universitas PGRI Kalimantan
Keywords: Nilai-nilai Kearifan Lokal, Kearifan, Tas Purun

Abstract

Tanaman purun merupakan tanaman yang dianggap gulma dan dapat dijumpai pada wilayah yang tergenang air, di tepi sungai, rawa-rawa dan tanah yang asam. Kerajinan purun menjadi salah satu sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Proses pengolahan kerajinan purun sebelum di anyam, (2) Cara pengolahan kerajinan tas purun di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (3) Nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat dalam cara pengolahan kerajinan tas purun di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode penelitian ini terdiri dua tahap. Tahap 1 adalah observasi, untuk menggali data berupa tempat atau lokasi serta pengambilan gambar. Observasi dilaksanakan ditempat pengolahan kerajinan purun di Desa Banyu Hirang Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Utara. Tahap 2 adalah wawancara yang secara langsung pada pengolahan kerajinan purun di Desa Banyu Hirang Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Utara. Teknik wawancara ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung tentang kearifan lokal dalam pengolahan kerajinan tas purun di Desa Banyu Hirang Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Utara. Hasil penelitian yang diperoleh 1) Pengolahan kerajinan purun sebelum di anyam ada beberapa tahapan yaitu: tahap pemotongan purun di rawa, tahap pemotongan, purun yang sudah dipotong dipilah sesuai ukuran yang diinginkan, tahap penjemuran, tahap penumbukan, tahap pewarnaan, setelah tahap pewarnaan, lalu di jemur lalu di tumbuk.  2) Cara pengolahan kerajinan tas purun di Kabupaten Hulu Sungai Utara ada beberapa tahapan yaitu: tahapan menganyam. 3) Nilai-nilai kearifan lokal yang terdapat  pada pengolahan kerajinan purun yaitu: nilai kesinambungan, nilai kreativitas, nilai keindahan, nilai keselamatan, nilai kerapian, nilai kesabaran, nilai keawetan, nilai keterampilan, nilai kesenian

References

Jariyah A, Hulaify A, Erziaty R. 2021. Peran Ekonomi Kreatif Kerajinan Purun Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pengrajin Purun Di Kelurahan Palam Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru. E-Print UNISKA Repository Universitas Islam Kalimantan.

Khairani. 2019. Nilai-nilai Kearifan Lokal Dalam Pembuatan Jukung Ulin Sebagai Penyusunan Booklet Di Desa Pulau Suwangi Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala. Skripsi. Banjarmasin: STKIP PGRI BANJARMASIN.

Maulida, Nadya. 2019. Nilai-nilai Kearifan Lokal Pengolahan Kue Apam Barabai Sebagai Pembuatan Booklet. Skripsi. Banjarmasin: STKIP PGRI BANJARMASIN.

Mulyana, E., Rosana, E., Paramita, D. 2017. Analisis Pendapatan Pengrajin Anyaman Tikar Purun Di Desa Tanjung Atap Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir. Prosiding Seminar Nasional 2017 Fakultas Pertanian UMJ “Pertanian Dan Tanaman Herbal Berkelanjutan Di Indonesia,” 147–154.

Nisa, Rukayatun. 2019. Nilai-nilai Kearifan Lokal Dalam Budidaya Itik Alabio (Anas platurychos borneo) Di Desa Mamar Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Utara Sebagai Bahan Pembuatan Booklet Untuk Bahan Ajar Biologi. Skripsi. Banjarmasin: STKIP PGRI BANJARMASIN.

Njatrijani R. 2018. Kearifan Lokal Perspektif Budaya Kota Semarang. Jurnal Gema Keadilan, Edisi Jurnal (ISSN: 0852-011) Volume 5, Edisi 1, September 2018.

Qamar, Nurul, dkk. 2018. Menguak Nilai Kearifan Lokal Bugis Makassar. CV. Social Politic Genius (SIGn).

Rusmania, Nugroho DA, Indriyani PD, Putra MAH. 2022. Partisipasi Perajin Dalam Pengembangan Seni Kerajinan Anyaman Di Kampung Purun Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pinus Jurnal Pendidikan Inovasi Pembelajaran Volume 8 No 1 Tahun 2022 Hal 1-10.

Sa’diah, Halimatus. 2019. Nilai-nilai Kearifan Lokal Dalam Pembuatan Besek Bambu (Gigantochotoa apus) Oleh Masyarakat Di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan Sebagai Bahan Pembuatan Booklet. Skripsi. Banjarmasin: STKIP PGRI BANJARMASIN.

Safitri YN. 2019. Nilai-nilai Kearifan Lokal Dalam Pemanfaatan Tanaman Rotan (Calamus rotan) Oleh Desa Sungai Limas Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan Sebagai Pembuatan Booklet. Skripsi. Banjarmasin: STKIP PGRI BANJARMASIN.

Sari Yuhana. 2020. Modal Budaya Pengrajin Tikar Purun Di Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir. Skripsi. Jurusan Sosiologi: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sriwijaya.

Suprapto W, Yudha NK. 2019. Purun: Merajut Ekologi Dan Tradisi Di Kota Tikar Dalam Konteks IPS. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Volume 4 Nomor 2 bulan September 2019 Page 47-54 p-ISSN: 2477-6254 e-ISSN: 2477-8427.

Syarifuddin, Supriyanto, Shonia CA, Hidayati M. 2022. Kerajinan Anyaman Purun Sebagai Warisan Turun Temurun Masyarakat Tanjung Atap Ogan Ilir. Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Kajian Sejarah Volume 4 Nomor 2 Hal 98-105.

Turang WC. 2020. Pengembangan Desain Tas Wanita Menggunakan Purun Dari Desa Bunga Mawar Kabupaten Kapuas. Tesis tidak diterbitkan. Yogyakarta: Program Studi Desain Produk Fakultas Arsitektur Dan Desain Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta.

Wahyuni, Sri. 2019. Nilai-nilai Kearifan Lokal Dalam Pemeliharaan Kerbau Rawa (Cubalus bubais) Oleh Masyarakat Desa Bararawa Kecamatan Paminggir Kabupaten HSU Sebagai Bahan Pembuatan Booklet. Skripsi. Banjarmasin: STKIP PGRI BANJARMASIN.
Published
2023-12-06
How to Cite
Handayani, S., Nefianthi, R., & Maulana, F. (2023). NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM PENGOLAHAN KERAJINAN TAS PURUN (Lepironia articulata) DI HULU SUNGAI UTARA. Prosiding Seminar Nasional MIPATI, 2(1), Hal 102 - 114. Retrieved from https://jurnal.upk.ac.id/index.php/mipati/article/view/2558
Abstract viewed = 94 times
Pdf (Bahasa Indonesia) downloaded = 54 times