Analisis Penerimaan Aplikasi Sistem Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP) Tingkat Sekolah Dasar Menggunakan Extended Technology Acceptance Model (TAM)
Keywords:
Extended, Technology Acceptance Model (TAM), Analisis PMP, PLSAbstract
Keberadaan sistem Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP) di Kabupaten Tabalong belum tentu dirasakan manfaatnya oleh pengguna sistem, karena penggunaannya untuk memehami isi instrume pmp kemungkinan tidak selalu mendatangkan kemudahan bagi pengguna. Bahkan sebaliknya, keberadaan teknologi informasi tersebut dapat mendatangkan kesulitan bagi pegawainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan pengguna terhadap sistem Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP) dengan menggunakan pendekatan ekstensi Technology Acceptance Model (TAM) di tiga SDN Tingkat Sekolah Dasar di Kecamatan Pugaan Dengan menggunakan 5 variabel internal yaitu Kegunaan Persepsian (PU), Kemudahan Penggunaan Persepsian (PEOU), Sikap Terhadap Menggunakan Teknologi (ATU), Minat Perilaku Menggunakan Teknologi (BI), Penggunaan Sesungguhnya (AU), dan 1 variabel eksternal yaitu Kenikmatan Persepsian (PE). Jenis penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan kuantitatif. Sumber data yang diperoleh berasal dari penyebaran kuesioner yang berisi 40 item pernyataan menggunakan skala Likert 4 alternatif jawaban. Populasi pada penelitian ini berjumlah 30 orang. Hasil penelitian dari keenam hipotesis yang ada terdapat 1 hipotesis yang ditolak dan 5 hipotesis yang diterima yaitu (1) Konstruk kemudahan penggunaan persepsian berpengaruh signifikan terhadap kegunaan persepsian dilihat dari nilai t-statistik sebesar 3,717. (2) Konstruk kemudahan penggunaan persepsian berpengaruh signifikan terhadap sikap terhadap menggunakan teknologi dilihat dari nilai t-statistik sebesar 13,799 (3) Konstruk kegunaan persepsian berpengaruh signifikan terhadap konstruk minat perilaku menggunakan teknologi dilihat dari nilai t-statistik sebesar 6,539 (4) Konstruk kegunaan persepsian berpengaruh signifikan terhadap pelaku sesungguhnya dilihat dari nilai t-statistik sebesar 6,878.(5) Konstruk kenikmatan persepsian tidak berpengaruh terhadap kemudahan penggunaan hal ini dapat dilihat dari nilai t-statistik sebesar 1,825. (6) Konstruk kenikmatan persepsian berpengaruh signifikan terhadap kegunaan persepsian dilihat dari nilai s-statstik sebesar 4,26.